headerphoto

UJIAN AKHIR PROGRAM METODE OSCA

Selasa, 14 Juni 2011 08:07:25 - oleh : akper

UJIAN AKHIR PROGRAM (UAP) METODE OSCA

KAMPUS WONOSOBO

TAHUN 2011

 

          Penyelenggaraan pendidikan keperawatan yang berkualitas diperlukan adanya sistem yang berkualitas pula, baik dari sisi input, proses maupun output. Untuk mengetahui hasil secara keseluruhan dan berkesinambungan dari masing – masing tahapan proses pembelajaran, sangat diperlukan adanya evaluasi dalam bentuk penyelenggaraan ujian. Salah satu tahapan ujian akhir yang diselenggarakan di institusi pendidikan keperawatan adalah Ujian Akhir Program (UAP)  Metode OSCA .

          Sebagaimana tahun ajaran sebelumnya, penyelenggaraan ujian akhir program dimaksudkan selain sebagai alat ukur penguasaan, pemahaman ilmu serta kemampuan mahasiswa dalam menerapkan kompetensi keilmuan profesinya, juga sebagai umpan balik terhadap proses penyelenggaraan pendidikan.

          Dalam rangka mendukung kelancaran proses penyelenggaraan ujian akhir program tahun 2010/2011 di Akademi Keperawatan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Kampus I Wonosobo, akan diadakan Ujian Akhir Program metode OSCA maka diperlukan proposal kegiatan sebagai acuan pelaksanaannya.

 

PERSYARATAN

1.   Peserta

Peserta ujian akhir program bagi Akademi Keperawatan di Jawa Tengah tahun 2011 adalah peserta didik yang telah memenuhi syarat sebagai berikut :

a.    Telah menyelesaikan seluruh tugas dan telah lulus ujian semester yang dipersyaratkan kurikulum,

b.    Telah memenuhi persyaratan administrasi yang berlaku pada institusi yang bersangkutan,

c.    Masih dalam batas masa studi.

d.    Telah lulus uji komprehensif dalam 6 area keperawatan klinik (bidang) yaitu keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal, keperawatan bedah, keperawatan komunitas (keluarga) dan keperawatan jiwa serta uji sidang dari salah satu area keperawatan klinik tersebut.

Sesuai dengan persyaratan peserta UAP tersebut, terdapat sejumlah 52 mahasiswa AKPER Pemprov Jateng Kampus Wonosobo yang telah siap mengikuti proses UAP.

 

 

 

2.   Penguji

     Tim Penguji terdiri dari  12 penguji Institusi  sesuai dengan jumlah stase prosedur yang ada dalam setiap set yang meliputi 6 peminatan .

a). Penguji Institusi dan Penguji Nsional Akper Pemprov Jateng ditetapkan dengan Surat Keputusan Direktur, sesuai ketentuan yang berlaku sejumlah 12 orang.

b). Syarat Koordinator dan Penguji Nasional.

1)    Minimal S.1 Keperawatan (Ners/S.Kp) dan atau Spesialis.

2)    Lulusan SI Keperawatan Ners tanpa latar belakang D III Keperawatan, sekurang-kurangnya mempunyai pengalaman kerja 3 (tiga) tahun di bidang keperawatan.

3)    Penguji adalah dosen tetap dari institusi pendidikan keperawatan yang dibuktikan dengan SK dari institusi yang bersangkutan sesuai dengan bidang peminatan masing-masing yang diusulkan oleh pimpinan institusi.

4)    Memiliki sertifikat pelatihan OSCA.

5)    Koordinator ujian dan Penguji Nasional wajib mengikuti sosialisasi UAP 2011

6)    Koordinator ujian adalah anggota Komite UAP yang kompeten dan ditetapkan dengan surat keputusan Kepala Dinas kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

 

D.    PELAKSANAAN UAP METODE OSCA

Ujian Akhir Program Metode Osca direncanakan pada          :

Hari         : Kamis  dan Jum’at 2011.

Tanggal   :  30 Juni dan 1 Juli 2011

Waktu     : 07.00 WIB  -  selesai

Tempat   : Laboratorium Keperawatan

  Kampus I Akademi Keperawatan Pemprov Jateng

  Jl. Pakuwojo Sumberan- Wonosobo.

 

E.     MATERI UJIAN AKHIR PROGRAM METODE OSCA

Bidang materi yang diujikan meliputi Keperawatan Medikal, Keperawatan Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Jiwa dan Keperawatan  Komunitas dan Keluarga, yang dijabarkan sebagai berikut  :

 

NO

BIDANG UJI

SOAL TERTULIS

PROSEDUR / PEMFIS

ANAMNESA / PENKES

1

Kep. Medikal

1

1

1

2

Kep. Bedah

1

1

1

3

Kep. Jiwa

1

1

1

4

Kep. Komunitas

1

1

1

5

Kep. Anak

1

1

1

6

Kep. Maternitas

1

1

1

 

JUMLAH

6

6

6

 

 

 F.   BENTUK PELAKSANAAN UJIAN

     Peserta ujian menyelesaikan 20 stasi dalam Uji UAP metode OSCA yang terdiri dari 6 uji tulis, 6 K1, 6 K2 dan 2 stase istirahat masing-masing stasi 7 menit. Penguji nasional dan penguji institusi terbagi dalam stasi prosedur (sebagai penguji diam / silent examiner).

Tahapan proses pelaksanaan Ujian Akhir Program adalah sebagai berikut;

1.    Ujian diselenggarakan di institusi pendidikan masing-masing.

2.    Kisi-kisi soal disusun dan disosialisasikan oleh Komite UAP kepada institusi D. III Keperawatan Jawa Tengah.

3.    Soal kognitif disiapkan oleh masing-masing institusi mengacu pada kisi-kisi yang ditetapkan komite UAP, berupa kasus berbentuk multiple choice sebanyak 5 soal, pilihan jawaban a, b, c, d, e.

4.    Stase prosedur berupa; ketrampilan 1 dan 2 meliputi;

a. Anamnesa atau pendidikan kesehatan.

b. Pemeriksaan fisik atau tindakan keperawatan.

5.    Soal Ketrampilan 1 dan 2 dibuat oleh Institusi Akper Pemprov Jateng.

6.    Institusi menyiapkan soal sebanyak N+1 (N = Jumlah kelompok ujian).

7.    Stase prosedur dapat menggunakan phantom atau seseorang yang telah dilatih (probandus).

8.    Kegiatan ujian dalam 1 (satu) hari maksimal 2 (dua) gelombang dengan jumlah peserta maksimal 20 orang setiap kelompok. Batas toleransi tambahan peserta setiap kelompok adalah 10 %.

9.    Usulan  soal dari institusi diserahkan kepada Komite UAP selambat-lambatnya 7 Mei 2011, ke sekretariat Komite UAP Jl. Merapi No. 17A Suwakul Ungaran, Kab. Semarang, Ujian Akhir Program dilaksanakan sesuai jadual yang telah ditetapkan oleh Komite UAP D.III Keperawatan Jawa Tengah.

10.    Peserta ujian menyelesaikan 20 stasi dalam Uji UAP metode OSCA yang terdiri dari 6 uji tulis, 6 K1, 6 K2 dan 2 stase istirahat masing-masing stasi 7 menit.

11.    Penguji nasional dan penguji institusi terbagi dalam stasi prosedur (sebagai penguji diam / silent examiner).

 

G. SISTEM PENILAIAN

1.    Penilaian soal tulis/kognitif tiap stase adalah sebagai berikut:

a.    Setiap butir soal memiliki bobot 20 (dua puluh)

b.    Nilai diperoleh adalah jawaban betul x 20 (dua puluh)

c.Nilai maksimal adalah 100 (seratus).

2.    Penilaian prosedur/pemeriksaan fisik dan anamnesa/pendidikan kesehatan tiap stase adalah sebagai berikut:

                    a.    Nilai maksimal adalah 100 (seratus). kirim ke teman | versi cetak

Berita "Berita Terkini" Lainnya